|
|
| Rabu, 08 SEPTEMBER 2010 |
|
|
|
Halaman ARTIKEL (7)
| Kirim artikel? Klik disini |
Memahami SERVER Dengan Mudah |
| Sumber / pengirim :
TCS Team webadmin@gorontalocomputer.com |
Isi Artikel :
Banyak yang susah memahami Server, karena “kadung” menganggapnya sebagai bahasan yang sulit dan “sangar”. Padahal sejatinya Server merupakan perangkat yang mirip dengan PC Desktop, baik dari sisi arsitektur, device serta pendukungnya. Yang membedakan hanya dari sisi segmentasi dan fungsinya. Itulah yang menjelaskan kenapa PC Desktop bisa juga dijadikan sebagai Server (bahkan notebook aja bisa!), walaupun sangat tidak direkomendasikan!
Ada juga yang menyangka harga server masih mahal. Padahal saat ini harganya sudah mulai mengarah ke “price-war”, disebabkan banyaknya pemain, baik branded maupun lokal. Kalo kita melihat iklan Kompas di hari Senin dan Selasa, maka akan terlihat vendor server berlomba-lomba membranding produk mereka. Kompetisinya sudah sama seperti iklan Notebook ! Belum lagi sudah dirilisnya software pendukung, seperti Microsoft Windows Server 2008 atau Linux versi baru yang full server. Intel saja menyediakan web khusus untuk developer software server berbasis Linux.
Teknologi Server
Server memiliki karakteristik yang sedikit berbeda dari PC Desktop, walaupun pada dasarnya menggunakan teknologi yang sama.
1. Processor menggunakan Intel Xeon seri 3000, 5000 dan 7000.
Dulu Processor Intel Pentium 4, Pentium D serta Core 2 Duo bisa digunakan sebagai Processor server value, tapi pada saat ini sebaiknya menggunakan Xeon series saja karena socket-nya sudah mendukung LGA775*. Kelebihan Xeon adalah dukungannya terhadap konfigurasi Dual Processor (DP) dan Multi Processor (MP)**. Seri Xeon 7000 merupakan processor lama yang masih menggunakan socket lama (socket-604). Jika membutuhkan server dengan komputasi rumit, dapat memilih platform Intel Itanium2 yang saat ini sudah mulai dijual retail.
2. Motherboard memiliki dua tipe, yaitu tipe Dual Socket (untuk Dual Processor) dan Single Socket.
Serinya sudah gampang dipahami, yaitu S5000xxx (untuk Xeon 5000 Dual) dan S30000xxx (untuk Xeon 3000 Single). Untuk Motherboard value yang tidak menggunakan processor Xeon, dapat memilihi seri Intel S975XBX2 dan X38ML (dengan Processor Core 2 Duo dan Core 2 Quad).
Untuk melihat apakah MB Intel merupakan bagian dari Server, lihat saja pada nama motherboard-nya (ada kode “S” didepannya seperti S975XBX2).
3. RAM menggunakan DDR1/DDR2 ECC Registered atau FBDIMM. Visipro sudah memililki varian Produk ini.
Kapasitas yang dianjurkan untuk server adalah minimal 1GB (dengan 2x 512 MB in Dual Channel). Kapasitas rata-rata sebuah server board adalah 4 GB – 16 GB.
4. HDD menggunakan SATA, SCSI atau SAS.
Seagate sudah merilis HDD SATA khusus untuk Server, yaitu Barracuda ES yang dapat beroperasi 24-jam x 7-hari tanpa henti. Barracuda ES berbeda dengan Barracuda 7200 walaupun teknologinya sama.
Atau bisa menggunakan SCSI Seagate Cheetah 10K dan 15K (68-pin dan 80-pin). Jika ingin menggunakan HDD berukuran 2.5” (Notebook) dengan teknologi SCSI, dapat menggunakan Seagate Savvio.
Saat ini juga sudah dikembangkan interface HDD SAS (Serial Attached SCSI) yaitu SCSI berbasis teknologi Serial. SAS kompatibel dengan SATA (tapi SATA tidak kompatibel dengan SAS). Seagate sudah merilis versi ini yaitu Cheetah SAS.
5. RAID menggunakan on-board controller atau eksternal Card.
Hampir semua MB Server mengadopsi konfigurasi RAID pada sistemnya, seperti RAID 0, 1, 5 dan 10. Konfigurasi RAID ini umumnya berjalan di HDD SATA dan SAS. Jika MB tidak menyediakan itu, dapat menggunakan eksternal RAID card yang juga kita jual.
6. Dual Ethernet Port
Perbedaan yang paling nyata antara MB Server dan Desktop adalah pada jumlah port LAN yang disediakan. Server selalu menggunakan dual port, dimana port 1 digunakan untuk koneksi Router, dan port 2 digunakan untuk koneksi ke Hub/Switch. Pada PC Desktop yang dijadikan server, biasanya digunakan LAN Card PCI tambahan.
7. Power Supply Unit (PSU)
Server menggunakan power supply khusus dengan daya yang cukup besar. Ini dikarenakan kebutuhan perangkat server memang lebih besar daripada PC Desktop. Selain itu, konektor power ke motherboard juga biasanya menggunakan jumlah pin socket yang berbeda, yaitu 24-pin dan 8-pin tambahan (desktop menggunakan 24-pin dan 4-pin tambahan). Kapasitas Power Supply server berkisar antara 500 ~ 800 watt. Selain itu, Server tipe tertentu (high end) biasanya menggunakan fitur REDUNDANT, yaitu dua buah power supply yang saling mem-backup satu sama lain. Jadi jika ada satu power supply yang mati, maka satunya dapat membackup sehingga server tidak perlu dimatikan (power-off).
8. Chassis
Server mengenal dua tipe chassis, yaitu PEDESTAL dan RACKMOUNT. Pedestal serupa dengan chasing tower pada PC Desktop, yaitu dengan posisi berdiri. Rackmount merupakan chassis dengan tipe tidur (biasanya berbentuk pipih dan tipis). Rackmount dipasang pada rack server khusus, sehingga dapat di-instalasi lebih dari satu stack (tumpukan). Gunanya untuk membentuk sistem server terintegrasi yang terdiri dari berbagai fungsi yang terfokus, misalnya Web Server, Exchange (Email) Server, Application Server dan lain-lain. Pengembangan dari rackmount adalah BLADE Server, yaitu server densitas tinggi yang dibentuk dari beberapa server yang disusun secara vertikal bertumpuk (seperti roti tawar yang dipotong). BLADE server umumnya dibutuhkan oleh perusahaan dengan kapasitas besar dengan fungsi server yang berbeda-beda. Upload : 13-02-2008 |
| | | |
| |
|
|
| Pencarian |
|
|
|
| Komentar Anda |
Untuk melihat komentar-komentar yang masuk, klik disini!!!
|
| Polling |
|
| Link Terkait |
|
Support : YM  Halaman ini dilihat: 27142 kali
Your IP: 38.107.191.88 |
|
|
|