|
|
| Rabu, 08 SEPTEMBER 2010 |
|
|
|
Halaman ARTIKEL (7)
| Kirim artikel? Klik disini |
Penjelasan Mengenai DOT Pada LCD Notebook |
| Sumber / pengirim :
TCS Team webadmin@gorontalocomputer.com |
Isi Artikel :
Masih ada beberapa pertanyaan mengenai DOT yang terjadi pada notebook Axioo kita, terutama dari Dealer yang masih belum yakin dengan masalah ini. Policy kita mengenai DOT sudah jelas, tapi untuk mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan detail mengenai hal tersebut maka dibawah ini ada informasi tambahan :
*DOT yang terjadi pada LCD monitor merupakan hal yang umum terjadi pada industri end-produkyang menggunakan LCD, seperti Monitor Flat-Panel, Notebook, PDA, dsb. Jadi DOT tidak hanya terjadi pada industri notebook saja. Semua merek end-produck, baik yang lokal maupun yang branded mengalami masalah yang sama karena hampir sebagian besar produk tersebut dibuat oleh perusahaan manufacture (OEM 3rd party) yang memiliki basis/sumber yang juga sama. Misalnya, hampir semua notebook didunia diproduksi oleh 5 besar manufacture yang sama, yaitu FIC, Quanta, Asustek, Clevo & MSI.
*DOT umumnya terjadi karena masalah-masalah yang terjadi pada saat proses manufactur LCD tersebut. Itu lumrah saja terjadi, karena proses manufaktur perangkat IT sarat dengan teknologi tinggi yang rumit & kompleks. Defect sering terjadi tidak hanya pada manufaktur LCD, tapi juga pada pembuatan processor, chipset, IC, motherboard dan seterusnya.
*Seperti diketahui, teknologi yang digunakan pada LCD saat ini disebut sebagai TFT (Thin Film Transistor). TFT merupakan teknologi yang rumit, dimana didalamnya mengandung jutaaan transistor yang menghasilkan titik pencitraan yang disebut sebagai PIXEL. PIXEL ini yang membentuk lagi jutaan pencitraan yang menjelma menjadi gambar dalam monitor. Semakin tinggi kualitas resolusi monitor, semakin banyak PIXEL didalamnyaa.
*PIXEL itu dibentuk oleh tiga point warna yang disebut sebagai SUB-PIXEL. Tiga point ini mewakili tiga warna dasar dari gambar, yaitu RGB (Merah, Hijau & Biru). Setiap point itu dibentuk oleh satu transistor, itu artinya satu PIXEL dibuat oleh tiga buah transistor. Berati jika resolusi satu layar monitor umumnya 1024 x 768 pixels, itu mengandung pixel sebanyak = 784.432 x 3 = 2.359.296 buat atau 2,3 juta pixels.
*DOT dapat terjadi apabila ada salah satu (atau semua)dari 3 transistor tsb bermasalah, misalnya mati atau melemah sehingga cahaya (sinar) yang ditembakkan tidak sesuai dengan citra yang diharapkan. Apabila satu/dua transistor bermasalah, akan menghasilkan dot berwarna merah, biru atau hijau. Apabila ketiga transistor bermasalah, yang akan menyebabkan pixel tersebut mati menjadi gelap atau menghasilkan titik berwarna putih yang merupakan gabungan ketiga warna tersebut.
*DOT sangat sulit sekali dideteksi pada saat proses manufaktur berlangsung, dan biasanya baru terlihat setelah menghasilkan end-produk. Proses ini biasanya menghasilkan ribuan (bahkan ratusan ribu) produk sekali jalan dan defect hanya ditemukan pada segilintir produk saja.
*Apabila suatu LCD mengalami DOT pada beberapa titik, hal tersebut tidak mungkin menyebar pada titik lainnya. Karena transistor dan pixel bekerja secara individual (independen) dan tidak berkait langsung dengan titik lainnya. Jadi walaupun terdapat beberapa DOT pada layar, sebetulnya DOT tersebut tidak berkaitan.
*DOT merupakan masalah umum yang sudah diratifikasi& ditoleransi oleh standar international, yaitu ISO (International Standart Organization). Ini artinya telah menjadi masalah bersama yang di-kompromikan agar bisa diterima oleh semua pihak. ISO telah mengeluarkan ISO 13406-2 yang berisikan definisi spesifikasi mengenai defect (DOT) yang terjadi pada LCD monitor, dimana hampir semua manufaktur mengacu pada standar ini. ISO 13406-2 memberikan semacam panduan guide mengenai jumlah defect (DOT) yang diizinkan pada setiap produk yang dihasilkan.
*Dari standar tersebut artinya DOT yang terjadi masih diizinkan dalam batasan-batasan tertentu sesuai dengan definisi yang diterangkan pada ISO 13406-2.
*Sampai saat ini, perusahaan manufaktur masih mencari jalan keluar dari masalah ini. Para ahli sedang berkutat mencari jalan keluar, dan ujungnya mengeluarkan policy yang hampir seragam pada produk yang dihasilkan yang mengacu pada standar ISO tersebut.
*Terakhir, DOT merupakan masalah individual yang tidak terkait dengan kualitas produk secara keseluruhan. Artinya, jika suatu notebook mengelami DOT itu tidak berarti produk tersebut tidak berkualitas. DOT merupakan masalah tersendiri dan terjadi pada monitor saja. DOT tidak akan merembet pixel lain di monitor tersebut, apalagi masalah ke device arsitektur yang berbeda. Upload : 14-02-2008 |
| | | |
| |
|
|
| Pencarian |
|
|
|
| Komentar Anda |
Untuk melihat komentar-komentar yang masuk, klik disini!!!
|
| Polling |
|
| Link Terkait |
|
Support : YM  Halaman ini dilihat: 27149 kali
Your IP: 38.107.191.89 |
|
|
|